SINTANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang sekaligus Duta Stunting Kabupaten Sintang, Kartiyus, membagikan biskuit Bischo kepada 16 balita di Aula Puskesmas Tanjungpuri, Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sintang melalui pemenuhan gizi sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kurniawan, Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Sintang Edy Harmaeni, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Rosa Trifina, Kepala Puskesmas Tanjungpuri Andar Jimmy Pintabar, serta para ibu dari balita penerima biskuit Bischo.
Kartiyus menegaskan bahwa stunting tidak boleh ditetapkan sebelum anak berusia dua tahun. Ia menjelaskan bahwa stunting bukan merupakan penyakit, melainkan kondisi yang dapat dicegah melalui pemberian gizi yang cukup sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Menurutnya, stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan otak anak.
Ia menambahkan, biskuit Bischo memiliki manfaat dalam mendukung perkembangan otak bayi. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sintang akan menyiapkan anggaran pengadaan biskuit Bischo secara massal untuk didistribusikan ke seluruh puskesmas. Selain itu, 16 balita penerima biskuit Bischo akan dipantau selama 90 hari ke depan guna melihat hasil dari intervensi gizi tersebut.
