SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Uji Kompetensi Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) selama tiga hari di Laboratorium SMK Negeri 1 Sintang. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, pada Rabu, 19 November 2025, dan turut dihadiri perwakilan BKN Pusat serta para peserta uji kompetensi.
Dalam sambutannya, Bupati Gregorius Herkulanus Bala berharap seluruh peserta berada dalam kondisi sehat sehingga dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian uji kompetensi dengan baik. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia ASN merupakan pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berkinerja tinggi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Di tengah dinamika pemerintahan saat ini, ASN dituntut untuk adaptif, profesional, dan inovatif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Bupati Sintang menjelaskan bahwa kebijakan dan praktik pengelolaan ASN harus berlandaskan data yang akurat, objektif, dan menyeluruh. Transformasi birokrasi, lanjutnya, menuntut perubahan dari manajemen SDM yang bersifat administratif menuju manajemen berbasis kinerja dan kompetensi. Ia menegaskan bahwa regulasi nasional, termasuk Undang-Undang ASN, mewajibkan penerapan sistem merit secara utuh, dan kegiatan Profiling ASN merupakan salah satu langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut. Profiling tidak hanya berfungsi sebagai penilaian, tetapi juga sebagai proses penting dalam menganalisis kompetensi, karakteristik, dan kinerja ASN.
Menurut Bupati, melalui Profiling ASN, Pemerintah Kabupaten Sintang akan memiliki peta talenta ASN yang jelas dan terukur sebagai dasar penyusunan kebijakan manajemen ASN di masa mendatang. Ia menyebut kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk wajah birokrasi Kabupaten Sintang. Profiling ASN, tambahnya, bermanfaat untuk mengidentifikasi keahlian teknis, kompetensi, dan potensi setiap individu, sehingga prinsip the right man on the right place dapat diterapkan dengan lebih tepat. Selain itu, hasil profiling akan mendukung pengembangan karier ASN secara terencana, memperkuat kerja tim, dan memastikan sistem merit berjalan secara transparan, adil, serta berbasis data kinerja dan potensi pegawai.
