SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin rapat pemantapan persiapan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Nenak yang direncanakan menggunakan sistem sanitary landfill. Rapat yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Senin, 13 Juli 2026, tersebut dihadiri jajaran DLH dan OPD terkait. Pembangunan TPA ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk menghentikan praktik open dumping.

“Kita akan menganggarkan dana Rp1 miliar di APBD Perubahan Tahun 2026 dan akan dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang. Saya ingatkan agar dikelola dengan prosedur yang benar supaya tidak ada masalah di kemudian hari. Selain prosedur, tahapan jelas dan output-nya juga jelas,” harap Gregorius Herkulanus Bala. Ia menambahkan, “Dana Rp1 miliar tentu masih kurang, sehingga kita akan bangun komunikasi dengan perusahaan yang ada agar bisa membantu kita membangun TPA sanitary landfill ini. OPD teknis lainnya agar membantu, jangan lalai, harus sesuai aturan yang ada. Per 1 Agustus 2026 sudah harus ada perkembangan di TPA Nenak sesuai syarat yang diajukan Kementerian Lingkungan Hidup.”

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menjelaskan bahwa tahap awal yang dilakukan adalah menerapkan sistem controlled landfill sebelum menuju sanitary landfill secara penuh. “Jadi yang akan kita lakukan ini belum sampai sanitary landfill yang sempurna, tetapi controlled landfill. Perbedaannya, jika sanitary landfill setiap hari sampah langsung ditimbun tanah, sedangkan controlled landfill seminggu sampah ditumpuk baru kemudian ditimbun tanah,” jelasnya. Ia menambahkan, TPA Nenak masih memiliki lahan sekitar 3,4 hektare yang dapat dimanfaatkan, disertai pembangunan terasering. “Tumpukan sampah ini bisa dikurangi di masa yang akan datang jika kita memiliki mesin penghancur atau insinerator. Kami akan segera memulai pekerjaan supaya ada hasilnya,” tutup Siti Musrikah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *